Semarakkan Budaya Minangkabau, MTsN 15 Tanah Datar Gelar Pelatihan dan Praktik Kokurikuler Seni Pertunjukan Randai

Tanjung Barulak — Sebagai upaya nyata dalam melestarikan warisan budaya lokal serta mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (P5PPRA), MTsN 15 Tanah Datar kembali menggelar kegiatan kokurikuler yang berfokus pada kesenian tradisional Minangkabau, yakni seni pertunjukan Randai.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa. Dentuman gandang, petikan saluang, serta seruan galombang (pencak silat) berpadu harmonis, menghidupkan suasana pagi menjelang siang di madrasah yang terletak di Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas ini.

Kepala MTsN 15 Tanah Datar Fitri Evalius, S. Pd menyampaikan bahwa kegiatan kokurikuler seni pertunjukan Randai ini dirancang bukan sekadar sebagai wadah ekstrakurikuler biasa, melainkan bagian dari program terpadu untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap identitas budaya Minangkabau di tengah arus modernisasi.
“Randai adalah puncak kesenian tradisi Minangkabau yang memuat nilai-nilai luhur, mulai dari kekompakan, kepemimpinan, kedisiplinan, hingga pesan-pesan moral keagamaan dan sosial. Melalui kegiatan kokurikuler ini, kami ingin peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akar budaya yang kuat dan berakhlak mulia,” ujar pihak madrasah.
Dalam praktiknya, para siswa tampak bersemangat mempelajari berbagai elemen penting dalam Randai. Mulai dari seni peran (akting), dendang (nyanyian tradisional), gerakan silat tradisional, hingga formasi langkah khas Randai yang dipandu langsung oleh guru pembina seni dan pelatih kebudayaan lokal.

Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok peran. Ada yang bertindak sebagai anak randai yang memainkan gerak dan dendang, ada pula yang bertugas menabuh alat musik tradisional. Kolaborasi ini menuntut kerja sama tim yang solid, sehingga secara tidak langsung melatih karakter kepemimpinan dan kebersamaan antar peserta didik.

Salah seorang perwakilan siswa peserta kokurikuler mengungkapkan rasa bangga dan senangnya bisa ikut ambil bagian dalam latihan Randai ini. Menurutnya, mempelajari Randai memberikan pengalaman baru yang seru sekaligus menantang karena memadukan unsur teater, tari, musik, dan bela diri secara bersamaan.
Dengan suksesnya pelaksanaan program kokurikuler ini, MTsN 15 Tanah Datar berharap dapat terus mencetak peserta didik yang berprestasi, kreatif, serta siap menjadi pelopor pelestarian seni dan budaya lokal di Kabupaten Tanah Datar maupun di kancah yang lebih luas.
171 total views, 171 views today










Users Today : 59
Users Yesterday : 25
Total Users : 21657
Views Today : 126
Total views : 37542
Who's Online : 0
Your IP Address : 216.73.216.50
Tinggalkan Balasan