MTsN 15 Tanah Datar Gelar Rapat Darurat: Terkait Peralihan Proses “Pembelajaran Jarak Jauh” Akibat Kabut Asap Pekat

Tanjung Barulak — Menindaklanjuti kondisi kualitas udara yang semakin memburuk akibat kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah Kabupaten Tanah Datar dan sekitarnya, Kepala MTsN 15 Tanah Datar Fitri Evalius, S.Pd mengadakan rapat koordinasi darurat bersama majelis guru dan staf pegawai, Selasa (15/9/2026) di ruang majelis guru madrasah setempat.
Rapat yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghasilkan keputusan strategis untuk mengalihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) / daring mulai hari ini demi menjaga kesehatan peserta didik dari dampak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).
Poin Penting Hasil Rapat Teknis PJJ
- Durasi dan Kebijakan: PJJ berlaku efektif mulai 15 September 2026 hingga evaluasi kondisi udara berikutnya atau pengumuman resmi dari instansi terkait/Pemkab Tanah Datar.
- Metode Pembelajaran: Menggunakan kombinasi luring/daring ringan melalui grup WhatsApp kelas, Google Classroom, atau penugasan modul mandiri bagi siswa yang terkendala sinyal atau kuota.
- Jam Layanan / Absensi:
- Absensi siswa direkap oleh wali kelas pukul 08.00–09.00 WIB setiap harinya via grup daring.
- Guru tetap hadir di madrasah guna melayani administrasi darurat atau orang tua yang datang berkonsultasi, sementara lainnya Work From Home (WFH) terkoordinasi.
- Pemantauan Kesehatan: Wali kelas diinstruksikan aktif memantau kondisi kesehatan siswa melalui laporan orang tua di grup paguyuban kelas.
“Keselamatan, kesehatan, dan perlindungan anak-anak kita adalah prioritas utama saat ini. Kabut asap sudah berdampak pada jarak pandang dan kualitas udara. PJJ bukan berarti libur, tetapi memastikan proses transfer ilmu tetap berjalan tanpa mengorbankan kesehatan,” tegas Kepala MTsN 15 Tanah Datar dalam arahannya.
Langkah Tindak Lanjut
- Sosialisasi Cepat: Wali kelas segera menerbitkan pengumuman resmi ke grup wali murid pagi ini.
- Evaluasi Materi: Guru mata pelajaran disarankan memberikan penugasan yang aplikatif, tidak memberatkan, dan berbasis literasi atau proyek rumah tangga yang aman.
- Koordinasi Lanjut: Pihak madrasah terus berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar terkait perkembangan status darurat udara.
- Rapat ditutup dengan doa bersama agar kabut asap segera hilang, hujan turun membersihkan udara, dan kegiatan belajar-mengajar dapat kembali normal.
133 total views, 133 views today










Users Today : 27
Users Yesterday : 19
Total Users : 20366
Views Today : 45
Total views : 35561
Who's Online : 0
Your IP Address : 216.73.217.89
Tinggalkan Balasan